Berkomunikasi dengan remaja memang susah-susah gampang,
ya, Bunda. Komunikasi yang efektif dengan remaja seharusnya dapat membuat kita
bersikap terbuka tanpa mengabaikan norma-norma yang utama. Bagi remaja,
komunikasi yang efektif akan membuat mereka mau bercerita kepada ayah dan
bundanya tentang hal-hal yang menggelisahkan. Sudahkah kita berkomunikasi
secara efektif dengan remaja? Berikut 3 teknik
berkomunikasi dengan remaja yang perlu Bunda ketahui.
Bersedia Mendengarkan
Teknik
berkomunikasi dengan remaja harus dimulai dari menjadi pendengar
yang baik. Dengan menjadi pendengar yang baik, kita akan membuat anak-anak
bersedia terbuka kepada kita tentang hal-hal yang mereka rasakan. Banyak-banyaklah
mendengarkan dan kurangi mendikte anak remaja. Sebagian besar anak remaja
merasa sudah tahu apa yang seharusnya mereka lakukan sehingga tidak terlalu
suka diberi nasihat.
Menerima Diri dan Remaja Apa Adanya
Untuk berkomunikasi secara efektif
dengan remaja, Bunda perlu terlebih dahulu belajar menerima diri sendiri dan
orang lain. Artinya, kita sebagai orang tua harus bisa menghargai diri sendiri
dan segala upaya yang telah dilakukan untuk mendidik buah hati dan tentunya,
memahami perasaan terdalam remaja yang ingin dimengerti. Terimalah segala hal
yang diceritakan oleh remaja dengan apa adanya dan jangan ada keinginan untuk
menghakimi. Bila merasa dihakimi, anak akan menjauh dari orang tua dan ini bisa
menutup pintu komunikasi.
Bersikap Tulus
Bersikap tulus ternyata merupakan
salah satu teknik berkomunikasi dengan
remaja, lho. Bersikap tulus di sini maksudnya adalah selalu melakukan
pendekatan dengan lembut dan dengan bahasa yang baik serta menyenangkan. Lebih
baik lagi bila Bunda bisa memulai pembicaraan dengan hal-hal yang disukai oleh
buah hati, misalnya tren yang sedang mereka ikuti. Yuk, Bunda, belajar
berkomunikasi secara efektif dengan remaja!
Baca juga:

Tidak ada komentar:
Posting Komentar