![]() |
| Cara Kita Memotivasi Buah Hati Seharusnya Menumbuhkan Kepercayaan Dirinya |
Siapa, sih, yang tidak ingin si
kecil tumbuh menjadi anak yang cerdas? Karena itulah para orang tua biasanya
melakukan berbagai metode sebagai cara
memotivasi anak. Selain untuk mendorong anak-anak agar lebih rajin belajar,
cara kita dalam memotivasi buah hati seharusnya juga menimbulkan kepercayaan
diri, menumbuhkan kekuatan mental menghadapi hambatan dalam belajar, serta menanamkan
prinsip-prinsip moral dan kejujuran. Untuk itu, sangatlah penting untuk
memotivasi buah hati tanpa menekannya secara psikologis. Bagaimanakah caranya?
Selalu Beri Dukungan
Utamakan
proses daripada hasil sehingga kita pun siap mendukung buah hati apa pun
kondisinya. Jangan menghakimi anak karena nilainya yang buruk karena ini adalah
cara memotivasi anak yang tidak
tepat dan malah menimbulkan stres. Sebaliknya, katakan, “Bunda tahu kamu sudah
belajar maksimal. Apapun hasilnya kita harus bersyukur. Lain kali usahakan
belajar lebih giat, ya, Nak!” Bila kita terlalu mengutamakan hasil belajar,
bisa-bisa anak jadi terdorong untuk melakukan tindakan curang untuk mendapat
nilai bagus. Wah, jangan sampai, ya, Bunda?
Jelaskan Manfaat Belajar
Jelaskan manfaat bagi si kecil
bila ia rajin belajar. Misalnya, “Kalau kakak rajin belajar Bahasa Inggris
nanti kakak bisa berbincang dengan orang luar negeri yang kita temui di jalan”,
atau semisalnya. Tanamkan dalam diri anak-anak bahwa belajar adalah kegiatan
yang sangat menyenangkan dan bermanfaat, dengan demikian mereka akan
termotivasi dalam belajar.
Dampingi Anak Ketika Belajar
Luangkan waktu untuk mendampingi
anak ketika belajar setiap hari sehingga kita tahu betul perkembangan akademik
si kecil. Bila ada masalah belajar pada anak, bantu ia untuk menyelesaikannya,
dan bila mungkin ajak gurunya di sekolah untuk ikut memberi perhatian lebih.
Pasang Target yang Realistis
Jangan
memasang target tinggi yang tidak mampu dicapai buah hati. Cara memotivasi anak yang lebih baik adalah dengan menetapkan
tujuan belajar yang dapat dijangkaunya sehingga anak-anak pun lebih bersemangat
dan tidak mudah putus asa. Siap memotivasi buah hati, Bunda?
Baca juga:

Tidak ada komentar:
Posting Komentar