![]() |
| Peran orangtua sangat penting untuk melejitkan potensi anak usia dini |
Memahami
potensi anak sejak dini membantu proses pembentukan anak sesuai dengan
potensinya. Usia anak-anak adalah usia emas yang sangat berharga bagi pengembangan dirinya. Pada usia anak kurang
dari 8 tahun perkembangan intelegensi anak dapat mencapai 80 % sedangkan pada
usia diatas itu yaitu 20%. Potensi anak bisa dilihat dari kebiasaan atau
kesukaan anak. Misalnya pada anak yang suka sekali bermain dengan pensil warna
dan mencorat coret tembok. Potensi yang mungkin timbul pada anak ini yaitu
kesukaan terhadap seni, potensi menjadi pelukis, atau seorang penulis. Gali
potensi-potensi lain yang ada, tentukan potensi mana yang lebih dominan dan
disukai anak. Disinilah peran penting orangtua untuk melejitkan potensi anak usia dini.
Kenali
Potensi Anak
Orangtua harus menjalin hubungan yang sangat
dekat dengan anak untuk mampu mengenali potensi yang dimiliki anak. Perhatikan
kemampuan-kemampuan kecil yang dimiliki, seperti kemampuan berbicara lebih
cepat dari usianya, dapat berjalan lebih awal, dan sebagainya. Potensi-potensi
tersebut bisa juga dilihat saat melakukan permainan, seperti anak menjadi lebih
fokus ketika bermain dengan mencoret-coret, anak lebih suka permainan
memasukkan balok, atau anak lebih menyukai mainan yang mengeluarkan suara
seperti musik.
Berikan
Stimulasi yang Tepat
Jika Bunda dan Ayah sudah menemukan potensi
anak, saatnya memberikan stimulasi yang tepat untuk melejitkan potensi anak usia dini. Potensi yang ditemukan pada anak
tidak hanya satu namun boleh beberapa. Lakukan stimulasi seperti pada anak usia
0-3 bulan, stimulasi dilakukan dengan menunjukkan benda-benda berwarna cerah,
membunyikan lonceng di telinga anak, atau melatih sensori peraba anak dengan
bahan-bahan yang berbeda. Lebih baiknya orangtua memahami tahapan-tahapan tumbuh
kembang anak sehingga mudah untuk memberikan stimulasi sesuai fase
pertumbuhannya.
Berikan
Dukungan
Memberikan perhatian dan apresiasi terhadap
fase tumbuh kembang yang dialami anak, merupakan suatu bentuk dukungan. Ini adalah salah satu
hal yang perlu dilakukan setiap orang tua demi kebaikan putra dan putrinya.
Yuk, lejitkan potensi buah hati!
Baca juga:
Baca juga:

Tidak ada komentar:
Posting Komentar